assalamu'alaikum

Selamat datang di gubug saya yg sangat sederhana ini....


Yah walaupun sederhana, mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita semua.... Amiin


Monggo dibaca-baca dulu sapa tau da yg pas dihati. Gratis kok gak bayar.....


Tampilkan postingan dengan label artikel islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel islami. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Oktober 2011

Halalkan Aku Ayah

Mereka, lelaki dan perempuan
yang begitu berkomitmen
dengan agamanya. Melalui
ta’aruf yang singkat dan
hikmat, mereka memutuskan
untuk melanjutkannya menuju
khitbah.
Sang lelaki, sendiri,
harus maju menghadapi lelaki
lain: ayah sang perempuan.


Dan ini, tantangan yang
sesungguhnya. Ia telah melewati
deru pertempuran semasa
aktivitasnya di kampus, tetapi
pertempuran yang sekarang
amatlah berbeda. Sang
perempuan, tentu saja siap
membantunya. Memuluskan
langkah mereka menggenapkan
agamanya.

Maka, di suatu pagi, di
sebuah rumah, di sebuah ruang
tamu, seorang lelaki muda
menghadapi seorang lelaki
setengah baya, untuk
‘merebut’ sang perempuan
muda, dari sisinya.

“Oh, jadi
engkau yang akan melamar
itu?” tanya sang setengah baya.
“Iya, Pak,” jawab sang muda.
“Engkau telah mengenalnya
dalam-dalam? ” tanya sang
setengah baya sambil menunjuk
si perempuan. “Ya Pak, sangat
mengenalnya, ” jawab sang
muda, mencoba meyakinkan.
“Lamaranmu kutolak. Berarti
engkau telah memacarinya
sebelumnya? Tidak bisa. Aku
tidak bisa mengijinkan
pernikahan yang diawali dengan
model seperti itu!” balas sang
setengah baya.

Si pemuda tergagap, “Enggak
kok pak, sebenarnya saya hanya
kenal sekedarnya saja, ketemu
saja baru sebulan lalu.”
“Lamaranmu kutolak. Itu serasa
‘membeli kucing dalam
karung’ kan, aku tak mau kau
akan gampang menceraikannya
karena kau tak mengenalnya.
Jangan-jangan kau nggak tahu
aku ini siapa?” balas sang
setengah baya, keras.

Ini situasi yang sulit. Sang
perempuan muda mencoba
membantu sang lelaki muda.
Bisiknya, “Ayah, dia dulu aktivis
lho.”
“Kamu dulu aktivis ya?” tanya
sang setengah baya. “Ya Pak,
saya dulu sering memimpin aksi
demonstrasi anti Orba di
Kampus,” jawab sang muda,
percaya diri.
“Lamaranmu kutolak. Nanti
kalau kamu lagi kecewa dan
marah sama istrimu, kamu bakal
mengerahkan rombongan
teman-temanmu untuk
mendemo rumahku ini kan?”

“Anu Pak, nggak kok. Wong
dulu demonya juga cuma kecil-
kecilan. Banyak yang nggak
datang kalau saya suruh
berangkat.”
“Lamaranmu kutolak. Lha wong
kamu ngatur temanmu saja
nggak bisa, kok mau ngatur
keluargamu?”

Sang perempuan membisik lagi,
membantu, “Ayah, dia pinter
lho.” “Kamu lulusan mana?”
“Saya lulusan Teknik Elektro
UGM Pak. UGM itu salah satu
kampus terbaik di Indonesia lho
Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Kamu
sedang menghina saya yang
cuma lulusan STM ini tho?
Menganggap saya bodoh kan?”

“Enggak kok Pak. Wong saya
juga nggak pinter-pinter amat
Pak. Lulusnya saja tujuh tahun,
IPnya juga cuma dua koma
Pak.”
“Lha lamaranmu ya kutolak.
Kamu saja bego gitu gimana bisa
mendidik anak-anakmu kelak?”

Bisikan itu datang lagi, “Ayah
dia sudah bekerja lho.” “Jadi
kamu sudah bekerja?” “Iya
Pak. Saya bekerja sebagai
marketing. Keliling Jawa dan
Sumatera jualan produk saya
Pak.” “Lamaranmu kutolak.
Kalau kamu keliling dan jalan-
jalan begitu, kamu nggak bakal
sempat memperhatikan
keluargamu.”

“Anu kok Pak. Kelilingnya
jarang-jarang. Wong produknya
saja nggak terlalu laku.”
“Lamaranmu tetap kutolak. Lha
kamu mau kasih makan apa
keluargamu, kalau kerja saja
nggak becus begitu?”

Bisikan kembali, “Ayah, yang
penting kan ia bisa membayar
maharnya.” “Rencananya
maharmu apa?”
“Seperangkat alat shalat Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Kami
sudah punya banyak. Maaf.”
“Tapi saya siapkan juga emas
satu kilogram dan uang
limapuluh juta Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Kau pikir
aku itu matre, dan menukar
anakku dengan uang dan emas
begitu? Maaf anak muda, itu
bukan caraku.”
Bisikan, “Dia jago IT lho Pak”
“Kamu bisa apa itu, internet?”
“Oh iya Pak. Saya rutin pakai
internet, hampir setiap hari lho
Pak saya nge-net.”
“Lamaranmu kutolak. Nanti
kamu cuma nge-net thok.
Menghabiskan anggaran untuk
internet dan nggak ngurus anak
istrimu di dunia nyata.”
“Tapi saya ngenet cuma ngecek
imel saja kok Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Jadi kamu
nggak ngerti Facebook, Blog,
Twitter, Youtube? Aku nggak
mau punya mantu gaptek gitu.”
Bisikan, “Tapi Ayah…”
“Kamu kesini tadi naik apa?”
“Mobil Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Kamu
mau pamer tho kalau kamu kaya.
Itu namanya Riya’. Nanti
hidupmu juga bakal boros. Harga
BBM kan makin naik.”
“Anu saya cuma mbonceng
mobilnya teman kok Pak. Saya
nggak bisa nyetir”
“Lamaranmu kutolak. Lha nanti
kamu minta diboncengin istrimu
juga? Ini namanya payah.
Memangnya anakku supir?”
Bisikan, “Ayahh..”
“Kamu merasa ganteng ya?”
“Nggak Pak. Biasa saja kok”
“Lamaranmu kutolak. Mbok
kamu ngaca dulu sebelum
melamar anakku yang cantik
ini.” “Tapi pak, di kampung,
sebenarnya banyak pula yang
naksir kok Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Kamu
berpotensi playboy. Nanti kamu
bakal selingkuh!”
Sang perempuan kini berkaca-
kaca, “Ayah, tak bisakah engkau
tanyakan soal agamanya, selain
tentang harta dan fisiknya?”
Sang setengah baya menatap
wajah sang anak, dan berganti
menatap sang muda yang sudah
menyerah pasrah.
“Nak, apa adakah yang engkau
hapal dari Al Qur’an dan
Hadits?”
Si pemuda telah putus asa, tak
lagi merasa punya sesuatu yang
berharga. Pun pada pokok soal
ini ia menyerah, jawabnya,
“Pak, dari tiga puluh juz saya
cuma hapal juz ke tiga puluh,
itupun yang pendek-pendek saja.
Hadits-pun cuma dari Arba’in
yang terpendek pula.”
Sang setengah baya tersenyum,
“Lamaranmu kuterima anak
muda. Itu cukup. Kau lebih hebat
dariku. Agar kau tahu saja,
membacanya saja pun, aku masih
tertatih.”
Mata sang muda ikut berkaca-
kaca.
****
dari byk sumber ^__^

HIKMAH GERAKAN SHALAT


Shalat ternyata tidak hanya
menjadi amalan utama di akhirat
nanti, tetapi gerakan-gerakan
shalat paling proporsional bagi
anatomi tubuh manusia. Bahkan
dari sudut medis, shalat adalah
gudang obat dari berbagai jenis
pnyakit.
Allah, Sang Maha Pencipta, tahu
persis apa yang sangat
dibutuhkan oleh ciptaanNya,
khususnya manusia. Semua
perintahNya tidak hanya bernilai
ketakwaan, tetapi juga
mempunyai manfaat besar bagi
tubuh manusia itu sendiri.
Misalnya, puasa, perintah Allah di
rukun Islam ketiga ini sangat
diakui manfaatnya oleh para
medis dan ilmuwan dunia barat.
Mereka pun serta merta ikut
berpuasa untuk kesehatan diri
dan pasien mereka.
Begitu pula dengan shalat.
Ibadah shalat merupakan ibadah
yang paling tepat untuk
metabolisme dan tekstur tubuh
manusia. Gerakan-gerakan di
dalam shalat pun mempunyai
manfaat masing-masing.
Misalnya:
Takbiratul Ihram
Berdiri tegak, mengangkat kedua
tangan sejajar tlinga, lalu
melipatnya di depan perut atau
dada bagian bawah. Gerakan ini
bermanfaat untuk melancarkan
aliran darah, getah bening
(limfe), dan kekuatan otot
lengan. Posisi jantung di bawah
otak memungkinkan darah
mengalir lancer ke seluruh tubuh.
Saat mengangkat kedua tangan,
otot bahu meregang sehingga
aliran darah kaya oksigen
menjadi lancer. Kemudian kedua
tangan didekapkan di depan
perut atau dada bagian bawah.
Sikap ini menghindarkan dari
berbagai gangguan persendian,
khususnya pada tubuh bagian
atas.
Ruku’
Ruku’ yang sempurna ditandai
tulang belakang yang lurus
sehingga bila diletakkan segelas
air di atas punggung tersebut tak
akan tumpah. Posisi kepala lurus
dengan tulang belakang. Gerakan
ini bermanfaat untuk menjaga
kesempurnaan posisi serta fungsi
tulang belakang (corpus
vertebrae) sebagai penyangga
tubuh dan pusat saraf. Posisi
jantung sejajar dengan otak,
maka aliran darah maksimal pada
tubuh bagian tengah. Tangan
yang bertumpu di lutut berfungsi
untuk merelaksasikan otot-otot
bahu hingga ke bawah. Selain itu,
rukuk adalah sarana latihan bagi
kemih sehingga gangguan
prostate dapat dicegah.
I’tidal
Bangun dari ruku’, tubuh
kembali tegak setelah
mengangkat kedua tangan
setinggi telinga. I’tidal
merupakan variasi dari postur
setelah ruku’ dan sebelum
sujud. Gerakan ini bermanfaat
sebagai latihan yang baik bagi
organ-organ pencernaan. Pada
saat I’tidal dilakukan, organ-
organ pencernaan di dalam perut
mengalami pemijatan dan
pelonggaran secara bergantian.
Tentu memberi efek melancarkan
pencernaan.
Sujud
Menungging dengan meletakkan
kedua tangan, lutut, ujung kaki,
dan dahi pada lantai. Posisi sujud
berguna untuk memompa getah
bening ke bagian leher dan
ketiak. Posis jantung di atas otak
menyebabkan daerah kaya
oksigen bisa mengalir maksimal
ke otak. Aliran ini berpengaruh
pada daya pikir seseorang. Oleh
karena itu, sebaiknya lakukan
sujud dengan tuma’ninah,
tidak tergesa-gesa agar darah
mencukupi kapasitasnya di otak.
Posisi seperti ini menghindarkan
seseorang dari gangguan wasir.
Khusus bagi wanita, baik ruku’
maupun sujud memiliki manfaat
luar biasa bagi kesuburan dan
kesehatan organ kewanitaan.
Duduk di antara sujud
Duduk setelah sujud terdiri dari
dua macam yaitu iftirosy (tahiyat
awal) dan tawarru’ (tahiyat
akhir). Perbedaan terletak pada
posisi telapak kaki. pada saat
iftirosy, tubuh bertumpu pada
pangkal paha yang terhubung
dengan saraf nervus Ischiadius.
Posisi ini mampu menghindarkan
nyeri pada pangkal paha yang
sering menyebabkan
penderitanya tak mampu
berjalan. Duduk tawarru’
sangat baik bagi pria sebab tumit
menekan aliran kandung kemih
(uretra), kelenjar kelamin pria
(prostate) dan saluran vas
deferens. Jika dilakukan dengan
benar, posisi seperti ini mampu
mencegah impotensi. Variasi
posisi telapak kaki pada iftirosy
dan tawarru’ menyebabkan
seluruh otot tungkai turut
meregang dan kemudian relaks
kembali. Gerak dan tekanan
harmonis inilah yang menjaga
kelenturan dan kekuatan organ-
organ gerak kita.
Salam
Gerakan memutar kepala ke
kanan dank e kiri secara
maksimal. Salam bermanfaat
untuk bermanfaat untuk
merelaksasikan otot sekitar leher
dan kepala menyempurnakan
aliran darah di kepala sehingga
mencegah sakit kepala serta
menjaga kekencangan kulit
wajah.
Gerakan sujud tergolong unik.
Sujud memiliki falsafah bahwa
manusia meneundukkan diri
serendah-rendahnya, bahkan
lebih rendah dari pantatnya
sendiri. Dari sudut pandang ilmu
psikoneuroimunologi (ilmu
mengenai kekebalan tubuh dari
sudut pandang psikologis) yang
di dalami Prof. Soleh, gerakan ini
mengantarkan manusia pada
derajat setinggi-tingginya.
Mengapa?
Dengan melakukan gerakan
sujud secara rutin, pembuluh
darah di otak terlatih untuk
menerima banyak pasokan
oksigen. Pada saat sujud, posisi
jantung berada di atas kepala
yang memungkinkan darah
mengalir maksimal ke otak.
Artinya, otak mendapatkan
pasokan darah kaya oksigen yang
memacu kerja sel-selnya. Dengan
kata lain, sujud yang
tuma’ninah dan kontinu dapat
memicu peningkatan kecerdasan
seseorang.
Setiap inci otak manusia
memerlukan darah yang cukup
untuk berfungsi secara normal.
Darah tidk akan memasuki urat
saraf di dalam otak melainkan
ketika seseorang sujud dalam
shalat. Urat saraf tersebut
memerlukan darah untuk
beberapa saat tertentu saja. Ini
berarti, darah akan memasuki
bagian urat tersebut mengikuti
waktu shalat, sebagaimana yang
telah diwajibkan dalam Islam.
Riset di atas telah mendapat
pengakuan dari Harvard
University, Amerika Serikat.
Bahkan seorang dokter
berkebangsaan Amerika yang tak
dikenalnya menyatakan diri
masuk Islam setelah diamdiam
melakukan riset pengembangan
khusus mengenai gerakan sujud.
Di samping itu, gerakan-gerakan
dalam shalat sekilas mirip
gerakan yoga ataupun
peregangan (stretching). Intinya,
berguna untuk melenturkan
tubuh dan melancarkan
peredaran darah. Keunggulan
shalat dibandingkan gerakan
lainnya adalah di dalam shalat
kita lebih banyak menggerakkan
anggota tubuh, termasuk jari-jari
kaki dan tangan.
Sujud adalah latihan kekuatan
otot tertentu, termasuk otot
dada. Saat sujud, beban tubuh
bagian atas ditumpukan pada
lengan hingga telapak tangan.
Saat inilah kontraksi terjadi pada
otot dada, bagian tubuh yang
menjadi kebanggan wanita.
Payudara tak hanya menjadi
lebih indah bentuknya tetapi juga
memperbaiki fungsi kelenjar air
susu di dalamnya.
Masih dalam posisi sujud,
manfaat lain yang bisa dinikmati
kaum hawa adalah otot-otot
perut (rectus abdominis dan
obliqus abdominis externus)
berkontraksi penuh saat pinggul
serta pinggang terangkat
melampaui kepala dan dada.
Kondisi ini melatih organ di
sekitar perut untuk mengejan
lebih dalam dan lebih lama yang
membantu dalam proses
persalinan. Karena di dalam
persalinan dibutuhkan
pernapasan yang baik dan
kemampuan mengejan yang
mencukupi. Bila otot perut telah
berkembang menjadi lebih besar
dan kuat, maka secara alami,
otot ini justru menjadi elastis.
Kebiasaan sujud menyebabkan
tubuh dapat mengembalikan dan
mempertahankan organ-organ
perut pada tempatnya kembali
(fiksasi).
Setelah melakukan sujud, kita
melakukan gerakan duduk.
Dalam shalat terdapat dua jenis
duduk: iftirosy (tahiyat awal) dan
tawaru’ (tahiyat akhir). Hal
terpenting adalah turut
berkontraksinya otot-otot
daerah perineum. Bagi wanita, di
daerah ini terdapat tiga liang
yaitu liang persenggamaan,
dubur untuk melepas kotoran,
dan saluran kemih. Saat
tawarru’, tumit kaki kiri harus
menekan daerah perineum.
Punggung kaki harus diletakkan
di atas telapak kaki kiri dan tumit
kaki kanan harus menekan
pangkal paha kanan. Pada posisi
ini tumit kaki kiri akan memijit
dan menekan daerah perineum.
Tekanan lembut inilah yang
memperbaiki organ reproduksi di
daerah perineum.
Pada dasarnya, seluruh gerakan
shalat bertujuan meremajakan
tubuh. Jika tubuh lentur,
kerusakan sel dan kulit sedikit
terjadi. Apalagi jika dilakukan
secara rutin, maka sel-sel yang
rusak dapat segera tergantikan.
Regenerasi pun berlangsung
dengan lancar. Alhasil, tubuh
senantiasa bugar.
Menuru penelitian Prof. Dr.
Muhammad Soleh dalam
desertasinya yang berjudul
“Pengaruh Shalat Tahajud
terhadap Peningkatan Perubahan
Respon Ketahanan Tubuh
Imonologik: Suatu Pendekatan
Neuroimunologi” dengan
desertasi itu, Soleh berhasil
meraih gelar doctor dalam
bidang ilmu kedokteran pada
program pasca sarjana
Universitas Surabaya yang
dipertahankannya beberapa
waktu lalu.
Shalat tahajud ternyata bukan
hanya sekedar shalat tambahan
(sunah muakkad), tetapi jika
dilakukan secara rutin dan ikhlas
akan bisa mengatasi penyakit
kanker. Secara medis, shalat
tahajud mampu menumbuhkan
respons ketahanan tubuh
(imunologi) khususnya pada
imunoglobin M, G, A, dan
limfositnya yang berupa persepsi
serta motivasi positif. Selain itu,
juga dapat mengefektifkan
kemampuan individu untuk
menanggulangi masalah yang
dihadapi.
Selama ini, ulama melihat ikhlas
hanya sebagai persoalan mental
psikis. Namun, sebetulnya
permasalahan ini dapat
dibuktikan dengan teknologi
kedokteran. Ikhlas yang selama
ini dipandang sebagai misteri
dapat dibuktikan secara
kuantitatif melalui sekresi
hormon kortisol dengan
parameter kondisi tubuh. Pada
kondisi normal, jumlah kortisol
pada pagi hari normalnya antra
38-690 nmol/liter. Sedangkan
pada malam hari atau setelah
pukul 24.00, jumlah ini
meningkat menjadi 69-345
nmol/liter.
“Kalau jumlah hormone
kortisolnya normal, dapat
diindikasikan bahwa orang
tersebut tidak ikhlas karena
merasa tertekan. Demikian juga
sebaliknya,” ujarnya seraya
menegaskan temuannya ini
membantah paradigma lama
yang menganggap ajaran agama
Islam semata-mata dogma atau
doktrin.
Menurut Dr. Soleh, orang stress
biasanya rentan sekali terhadap
penyakit kanker dan infeksi.
Dengan melakukan tahajud
secara rutin dan disertai
perasaan ihklas serta tidak
terpaksa, seseorang akan
memiliki respon imun yang baik
serta besar kemungkinan
terhindar dari penyakit infeksi
dan kanker. Berdasarkan
perhitungan medis, shalat
tahajud yang demikian
menyebabkan seseorang
memiliki ketahanan tubuh yang
baik.
Dari banyak sumber ^_^

Selasa, 13 September 2011

KISAH YANG BELUM USAI

Bagaimana kita tidak terpesona dg semua yg menyamankan panca indra kita, sedangkan surga-pun memberi iming-iming kepadanya meskipun hakikatnya sangat jauh berbeda?
Namun seberapa peka kita akan ' masa ' pesona itu, jika faktanya tak semua kilaunya abadi adanya. Beberapa kemudian terbukti palsu, tak sendirian saat pergi.
Mereka membawa tawanan, jiwa-jiwa yg kagum pd pesta yg usai tanpa damai, sebab sesal membuncah di dada.

Rasulullah telah berpesan bahwa nilai dari sesuatu adalah akhirnya. Namun acap kali kita abai, sebab seluruh indra telah mengecap kenikmatan pesona itu. Bahkan menginginkanya lebih. Serupa kondisi tersihir yg melenakan hingga lupa arahan-arahan dan jejak-jejak yg tertinggal. Padahal, kesesatan sekalipun meninggalkan tanda-tandanya.

Pertama adalah melacak keadaan batin, sebab ia yg akan berkompromi dg nikmat badani. Apakah ia selaras dlm kedamaian yg menentramkan, ataukah bertentangan hingga menyisakan pemberontakan. Sebab bagaimanapun, hati memiliki bahasanya sendiri. Yang akan jujur meski kita berusaha dalam-dalam menguburkanya.
Bukankah dosa menggelisahkan jiwa?

Lalu atas nama apa kita melupakan takwa, sbg subtansi kebaikan dan keberhasilan yg sejati? Hingga kita merindu kesuksesan yg bahkan dimiliki orang-orang yg ingkar. Keberhasilan yg tidak paralel dg keimanan, sebab ia menjadi milik bersama siapapun yg bekerja keras meraihnya.
Barang siapa yg bersungguh-sungguh niscaya ia akan mendapatkanya.

Akan halnya Allah, maka Dialah Sang pemilik informasi tentang yg baik dan buruk secara hakiki. Juga tentang cara meraih kebaikan dan menghindari keburukan itu. Dialah satu-satunya yg menduduki posisi itu tanpa ada selain-Nya. Dia maha kaya lagi maha mulia dan tidak membutuhkan apa-apa lagi. Jumlah pengikut yg banyak untuk meneguhkan posisi atau untuk mengangkat hinanya kesendirian.
Dia menberi manfaat kepada hamba-hamba Nya dalam kecukupan Nya dari mereka. Semata-mata menginginkan kebaikan bagi manusia dan nenghindarkan dari keburukan yg sebenarnya tanpa kecuali, tanpa tendensi.

Untuk apa?
Sedangkan hal itu tak layak bagi Nya, Dia bahkan tak peduli jika kebenaran ini menyakitkan bagi para penghamba hawa nafsu.
Karena rasa dan selera bukanlah standar kebenaran itu sendiri.

Maka siapapun yg ' sukses ' dengan meninggalkan Allah maka sejatinya hanyalah sebuah ' episode dari kisah yang belum usai '
Kelak, akan tersingkap yg sebenarnya tentang mereka. Bahwa madharat yg akan menimpa berlipat ganda dan sangat menyiksa.
Siapa yg akan peduli pada akhir tragis dari para penghamba dunia?
Semoga kita tidak termasuk di dalamnya.....

Minggu, 24 Juli 2011

BACALAH ALQUR AN



Waktupun cepat berlalu Jika Alquran engkau baca selalu dan engkau hayati Pasti di kuburmu
nanti Alquran akan datang sebagai pemuda gagah lagi tampan Yang akan membantu engkau membela diri Dalam perjalanan ke alam akhirat Dan itulah "Al-QURAN", kitab sucimu Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu

ƸӜƷ.¸¸¸.••..ƸӜƷ..••.¸¸¸.ƸӜƷƸӜƷ.¸¸¸.••..ƸӜƷ..••.¸¸¸.ƸӜƷ

Abu Umamah r.a. berkata : "Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur'an, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al-Qur'an."

Telah bersabda Rasulullah S.A.W : "Belajarlah kamu akan Al-Qur'an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya."

Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya,
"Kenalkah kamu kepadaku?" Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : "Siapakah kamu?"

Maka berkata Al- Qur'an :"Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari."

Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur'an itu : "Adakah kamu Al-Qur'an?" Lalu Al- Qur'an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca menghadap Allah S.W.T.

Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya. Pada kedua ayahnya dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya :

"Dari manakah kami memperoleh ini semua, padahal amal kami tidak sampai ini?" Lalu dijawab : "Kamu diberi ini semua krn anak ".kamu telah mempelajari Al-Qur'an.
Dari Abdullah bin Mas’ud radiallohu
‘anhu Rasululloh shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda, “Barang siapa yang membaca satu
huruf dari Al-Qur’an maka baginya
kebaikan sepuluh kali lipat, aku
tidak mengatakan Alif Lam Mim
satu huruf akan tetapi Alif satu
huruf, Lam satu huruf, Mim satu huruf.” (Shahih HR.Tirmidzi)

Dan bahkan, iri terhadap mereka
yang telah mengamalkan Al-
Qur’an, dibolehkan. Dari Ibnu Umar
radiallohu ‘anhu yang
meriwayatkan dari Nabi
shallallahu ‘alaihi wassallam bahwasannya beliau bersabda,

“Tidak berlaku iri kecuali terhadap
dua orang, seseorang yang
dianugrahi Alloh Al-Qur’an lantas
dia mengamalkannya sepanjang
malam dan sepanjang siang dan
seseorang yang dianugerahi Alloh harta lantas dia menginfakkannya
sepanjang malam dan sepanjang
siang.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Selain itu terdapat permisalan yang
baik bagi yang membaca Al-Qur’an,
karena Rasululloh pernah bersabda,

“Permisalan seorang muslim yang
membaca Al-Qur’an bagaikan buah
jeruk, baunya wangi dan rasanya lezat, sedangkan orang mukmin
yang tidak membaca al-Qur’an
bagaikan buah kurma yang tidak
ada baunya dan rasanya manis.
Permisalan orang munafik yang
membaca Al-Qur’an bagaikan kemangi yang baunya wangi
rasanya pahit, sedangkan orang
munafik yang tidak membaca al-
Qur’an bagaikan labu yang tidak ada
wanginya dan rasanya pahit.” (HR.
Bukhari Muslim)

Terdapat hikmah yang indah dari
perkataan al-Ajuri rahimahullah, “Barang siapa yang merenungi
firman-Nya maka ia akan
mengenal Rabbnya, akan
mengetahui keutamaannya
dibandingkan orang orang mukmin
yang lain, dia akan menyadari kewajibannya dalam beribadah
hingga senantiasa berusaha untuk
menjaga kewajiban tersebut. Ia
akan berhati-hati terhadap apa
yang dilarang Rabb-Nya, mencintai
apa yang dicintai-Nya.

Barang siapa yang memiliki sifat yang
demikian, ketika membaca al-
Qur’an dan ketika
mendengarkanya, maka Al-Qur’an
akan menjadi penawar hatinya, ia
akan merasa cukup tanpa harta, mulia tanpa kesulitan, lembut
dalam menyikapi orang yang kasar
padanya.




ƸӜƷ.¸¸¸.••..ƸӜƷ..••.¸¸¸.ƸӜƷƸӜƷ.¸¸¸.••..ƸӜƷ..••.¸¸¸.ƸӜƷ

MANFAAT BEBERAPA SURAT DAN AYAT DARI ALQUR'AN

1.♥Surat Al Faatihah.
Dari Abi Said Rafi' bin Al Mu'alla ra.berkata: Rasulullah saw. berkata kepadaku, "Maukah aku ajarkan kepadamu surat yang paling agung dalam Al Qur'an, sebelum kamu keluar darimasjid?" Lalu beliau memegang tanganku, dan ketika kami hendak keluar aku bertanya, "Ya Rasulullah, engkau berkata bahwa engkau akan mengajarkanku surat yang palin agung dalam (Al Faatihah), ia adalah tujuh ayat yang dibaca pada setiap shalat, ia adalah Al Qur'an yang agung yang diberikan kepadaku."(HR. Imam Bukhari)

2.♥ Surat Al Faatihah dan beberapa ayat terakhir surat Al Baqarah.
Dari Ibnu Abbas ra. berkata: Ketika Jibril a.s. sedang duduk di sisi Nabi saw. baginda mendengar suara dari atas, lalu beliau mendongakkan kepala dan bersabda, "Ini adalah pintu langit yang di buka pada hari ini dan tidak pernah dibuka kecuali hari ini."Lalu turun malaikat dari pintu tersebut, kemudian beliau bersabda, "Ini adalah malaikat yang turun ke bumi dan dia tidak pernah turun kecuali hari ini." Lalu dia (malaikat) memberi salam seraya berkata, "Aku membawa berita gembira dengan dua cahaya yang diturunkan kepada engkau dan tidak pernah diberikan kepada nabi sebelummu, yaitu: Surat AlFaatihah dan beberapa ayat terakhir Surat Al Baqarah, tidaklah kamu membaca satu huruf dari padanya kecuali kamu medapat karunia." (HR. ImamMuslim]

3.♥ Surat Al Baqarah. Dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Janganlah kau jadikan rumah- rumahmu seperti kuburan, sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang di dalamnya dibaca surat Al Baqarah."(HR. Imam Muslim)

4.♥ Ayat Kursi. DariUbai bin Ka'ab ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda, "Wahai Abu Munzir, tahukah engkau ayat manakah dalam Al Qur'an yang paling agung menurutmu?" Aku menjawab, "Allahu laailaaha illa huwalhayyul qoyyuum(ayat kursi)", Lalu beliau menepuk dadaku dan bersabda, "Semoga Allah memudahkan ilmu bagimu wahai Abu Munzir." (HR. Imam Muslim)

5.♥ Dua ayat terakhir surat Al Baqarah. DariAbi Mas'ud Al Badri ra. dari Rasulullah saw. beliau bersabda, "Barang siapa membaca dua ayat terakhir surat Al Baqarah pada waktu malam niscaya ia akan mencukupinya." (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim)

6.♥ Al Baqarah dan Ali 'Imran. DariAbi Umamah Al Bahili berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, "Bacalah Al Qur'an karena di hari kiamat kelak ia akan memberikan syafa'at bagi pembacanya, bacalah zahrawaen, yaitu: surat Al Baqarah dan surat Ali 'Imran. Sesungguhnya pada hari kiamat nanti keduanya akan datang bagaikan dua awan atau dua kawanan burung yang berbaris yang siap membantu orang-orang yang pernah membacanya. Dan bacalah surah AlBaqarah karena membacanya adalah suatu barakah dan meninggalkannya adalah suatu kerugian.Dan tukang sihir tak akan sanggup menghasilkannya." (HR. Imam Muslim)

7.♥ Sepuluh ayat dari surat Al Kahfi. DariAbi Darda' ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Barang siapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al Kahfi, maka akan terjaga dari dajjal." Dalam riwayat yang lain: "...sepuluh ayat terakhir..." (HR.Imam Muslim)

8.♥ Membaca surat Al Kahfi pada hari Jum'at. DariAbi Said Al Khudri ra. berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Barang siapa membaca surat Al Kahfi pada hari Jum'at akan diterangi cahaya antara dua Jum'at."(HR. Hakim dan Baihaqi)

9.♥ Surat Tabaarak (Al Mulk). DariIbnu Mas'ud ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda, "Surat Tabarak (AlMulk) adalah penjaga dari azab kubur." (HR. Hakim dan Abu Na'im)

10.♥ Surat At-Takwiir, Al Infithaar dan Al Insyiqaaq. DariIbnu Umar ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda, "Barang siapa yang suka untuk melihat aku di hari kiamat dengan sebenar- benar penglihatan, maka bacalah surat At-Takwiir, Al Infithaar dan Al insyiqaq." (HR. ImamAhmad, Tirmizi dan Hakim)

11.♥ Surat Al Ikhlash. Dari Abi SaidAl Khudri ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda tentang Qul Huwallahuahad; "Demi Allah -- Yang diriku berada di dalam genggaman-Nya,sesungguhnya ia (Al Ikhlash) menyamai sepertiga Al Qur'an." Pada riwayat lain Rasulullah saw. bersabda kepada para sahabatnya, "Adakah di antara kamu yang tidak sanggup membaca sepertiga Al Qur'an dalam satu malam?" Hal ini memang berat bagi mereka, lalu mereka bertanya,"Siapakah di antara kami yang mampu ya... Rasulullah?" Beliau bersabda,"Qul Huwallahu ahad Allahush-Shamad, adalah sepertiga Al Qur'an." (HR.Imam Bukhari)

12.♥ Membaca sepuluh kali surat Al Ikhlash. Dari Mu'az bin Anas ra. Rasulullah saw. bersabda, "Barang siapa membaca Qulhuwallahu ahad sebanyak sepuluh kali niscaya Allah akan membangun rumah baginya di surga."(HR. Imam Ahmad)

13. Surat Al Falaq dan An-Naas. Dari'Uqbah bin 'Amir ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, Adakah kau lihat ayat-ayat yang diturunkan pada malam ini dan selainnya tidak dapat dilihat sepertinya?, dialah: Qul a'udzu birabbil falaq' dan 'Qul a'udzubirabbin-naas." (HR. Imam Muslim)

14.♥ Surat Al Ikhlash, Al Falaq dan An-Naas. DariAisyah ra. bahwa Rasulullah saw. apabila akan berangkat tidur tiap-tiap malam beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya kemudian meniupkannya seraya membaca surat Al Ikhlash, Al Falaq dan An- Naas. Kemudian beliau mengusapkannya ke seluruh tubuhnya (sebatas yang bisa) dimulai dari kepala lalu muka kemudian bagian depan dari badan. Beliau melakukannya sebanyak tiga kali.(HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim)

15.♥ Membaca surat Al Ikhlash, Al Falaq dan An-Naas ketika sakit. Abdullah bin Yusuf bercerita kepada kami, Malik bercerita kepada kami dari IbnuSyihab, dari 'Urwah, dari 'Aisyah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bila merasa sakit beliau membaca sendiri 'Al Mu'awwizaat' (Al Ikhlash, AlFalaq dan An-Naas) kemudian meniupkannya. Dan apabila rasa sakitnya bertambah aku yang membacanya kemudian aku usapkan ke tangannya mengharap keberkahan darinya. (HR. Imam Bukhari)

SMOGA BERMANFAAT

Sabtu, 23 Juli 2011

NU




Banyak sekali ayat-ayat Al-Quran yang memberikan jaminan bahwa Allah akan menjaga Al-Quran beserta agamanya.
Hal itu pasti terjadi, akan tetapi jaminan tersebut tidaklah memastikan Islam akan berkembang dengan tanpa hambatan dan rintangan di dalam menjaga kemurnian dan pengembangan agamanya.
Dan juga tidak boleh diartikan bahwa kaum muslimin tidak perlu turut mengembangkan dan menjaga norma-norma kegamaan.

Karena bagaimanapun juga, Rasulullah telah berjuang dengan susah payah dan penuh penderitaan. Untuk mengembangkan dan membesarkan agama serta menyelamatkan umat di dunia.

Pada zaman sekarang ini, umat Islam mengalami banyak tekanan. Berbagai organisasi, aliran, atau kelompok- kelompok yang lain banyak mewarnai
kehidupan ini, sehingga kita bisa dipusingkan dengan fenomena yang ada, manakah yang bisa dan siapakah kelompok yang akan selamat?

Ketika Rasulullah menjelaskan bahwa umatnya akan terpecah belah menjadi 73 golongan, beliau menegaskan bahwa golongan yang selamat hanyalah kelompok ahlu sunnah wal jamaah, yaitu golongan yang setia pada sunnah Rasul dan mengamalkan ajaran para sahabat-sahabat beliau.

Dan sebetulnya istilah Islam ahli sunnah sudah muncul jauh-jauh hari sebelum adanya penyimpangan dari golongan Syiah, Khawarij, Muktazillah, dan lain-lain.

Hanya saja setelah aliran-
aliran yang menyimpang tersebut berkembang, maka istilah-istillah ahlu sunnah wal jamaah mulai populer untuk membentengi dan mempertahankan Islam dari rongrongan aliran yang tak bertanggung jawab.

Hakikat Nahdlatul Ulama Tanpa adanya rasa untuk antipati dan fanatik dengan golongan NU, kami tidak memvonis bahwa NU adalah satu-satunya golongan ahlu sunnah wal jamaah, hanya saja –semenjak didirikan– NU telah menegaskan untuk mengikuti, mengemban dan mengembangkan paham-paham ahli sunnah wal jamaah dengan perjuangan yang gigih dan tidak kenal lelah.

NU mempertahankan diri dengan mengajak semua umat untuk mengikuti paham-paham yang diajarkan dalam ahli sunah wal jamaah.

Adapun dasar-dasar paham ahlu sunnah yang bisa dikerucutkan untuk menjadikannya sebagai organisasi yang tetap dalam fi’ah an- najiyah (kelompok yang selamat), maka ada beberapa dasar yang dijadikan pegangan:


1.Dasar-dasar keagamaan NU

a. NU mempunyai paham keagamaan sebagai sumber hukum dalam Islam: Al-Quran, sunah, ijma, dan Qiyas

b. Di dalam memahami, menelaah dan menafsiri sumber di atas, NU mengikuti paham ahlu sunnah yang perinciannya sebagai berikut:

- di bidang akidah, NU mengikuti ahlu sunnah yang dipelopori oleh Imam Abu Hasan al-Asy’ari dan Imam Manshur al-Maturidi.
- di bidang fiqh, NU mengikuti salah satu dari empat madzab: Imam Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali
- di bidang tasawuf mengikuti Imam Junaid al-Baghdadi dan Imam Al- Ghazali.


2.Sikap kemasyarakatan NU

agar mudah diterima berbagai kalangan, NU tidak mengesampingkan etika dalam bermasyarakat. Kelenturan dan kedewasaan NU bisa terlihat dan diterima banyak pihak.

Adapun sikap- sikap kemasyarakatan NU meliputi:

a. Sikap tawasuth dan i’tidal, yaitu sikap tengah-tengah yang mengajak manusia berjalan lurus di atas rel-rel keagamaan, adil dan menjunjung tinggi prinsip kehidupan. Bersama sikap tengah-tengah ini yang nantinya membawa NU berwibawa, tidak ekstrim dan tidak lembek.

b. Tasamuh dan tawazun.
Tasamuh yaitu sikap toleransi baik dengan masalah keagaman yang bersifat khilafiah atau keanekaragaman suku bangsa Indonesia selama ini. Sedangkan tawazun ialah seimbang dalam berkhidmah, menyelaraskan hubungan kepada Allah dan sesama manusia dan juga menyelaraskan dalam berbagai kepentingan dan lingkungan.

c. Amar ma’ruf nahi munkar, yaitu suatu sifat yang peka untuk selalu mendorong dan mengajak umat manusia menuju jalan yang terang. Selalu memberi motivasi untuk melakukan perbuatan yang baik, berguna dan bermanfaat untuk kehidupan bermasyarakat. Selain itu juga peka dan tanggap di dalam mencegah segala sesuatu yang bisa mengakibatkan kemungkaran, menjerumuskan dan mengaburkan nilai-nilai keislaman.

Dari dua dasar prinsip di atas (keagamaan dan kemasyarakatan), NU mempunyai beberapa sendi dan perilaku yang patut dipuji oleh semua lapisan, baik dalam perorangan maupun keorganisasian. Keberadaannya benar-benar menjadi rahmatan lil alamin bagi semua masyarakat.

Adapun perilaku yang dihasilkan dari kedua prinsip di atas ialah:

1.Di mana pun berada, NU selalu menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran syariat Islam.

2.Rasa kebersamaan selalu dikedepankan –mengalahkan kepentingan pribadi.

3.Berusaha sekuat tenaga untuk ikhlas dalam berkhidmah menegakkan ajaran Islam. Serta menjunjung tinggi persaudaraan (ukhuwah) persatuan dan kesatuan (ittihad).

4.Selalu jujur dalam berpikir, bersikap dan berbuat dalam segala hal, serta menjaga sopan santun dan etika di dalam bergaul (akhlakul karimah).

5.Menjunjung tinggi kesetiaan (loyalitas) dan kebersamaan di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sejak didirikan, NU selalu berusaha untuk tetap eksis dalam meningkatkan kinerja dan prestasi, serta mewujudkan cita-cita dan tujuan didirikannya. Peningkatan jaringan silaturahmi atau komunikasi serta keahlian di bidang keilmuan selalu digalakkan untuk menyemarakkan syiar Islam, sehingga dalam waktu yang relatif cepat, NU sudah banyak dikenal masyarakat dan didambakan semua orang.

Minggu, 17 Juli 2011

WANITA - WANITA PENDAMBA SURGA

Bismillahir-Rahmanir-Rahim




Pesona akhlakmu bagai mutiara yang berkilauan Halus tuturmu menggambarkan pribadi yang santun.
Kecantikan hatimu laksana kapas tanpa noda,
Kesejukan aura jiwamu seperti bidadari syurga Kau hiasi dirimu dengan bingkaian akhlak islami Semakin berwibawa karena auratmu terhijabi.....

Saat wanita lain bergelimang kesenangan semu
Menari-nari di atas lantai dansa Menenggak arak dalam gelas-gelas kristal
Engkau justru mengurung diri Mentafakuri kehidupan akhirat yang masih ghaib,
Mengembara dalam pencarian jati diri...
Di saat wanita lain asyik memilih busana trendi Sibuk memoles tubuh dan wajah
Berlomba memamerkan aurat mereka
Engkau justru tampil bersahaja Dalam balutan gamis dan kerudung panjang
Engkau sembunyikan auratmu Agar tak terjamah pesona kecantikan itu Dari mata-mata lelaki jalang....

Di saat wanita-wanita lain tertawa lepas Menikmati euphoria tanpa batas
Menebar cinta basi pada lelaki Engkau justru menangis dalam sujud
Mendaki taubat dalam bukit tahajud Mengemis ampunan pada Penggenggam nyawa
Menutup lisan dari bicara sia-sia...


Di saat wanita-wanita lain mengidolakan Miyabi, Britney Spears, Celine Dion, Madona

Engkau mengidolakan Khadijah, Maryam, Asiyah, Fatimah

Di saat wanita lain bangga aibnya terbuka Puas jika namanya di puja-puja
Engkau justru mengasingkan diri dari gemerlap dunia
Merahasiakan kebaikan yang kau lakukan pada sesama Karena takut jatuh pada perbuatan riya'.

Di saat wanita-wanita lain menghabiskan waktu di plaza Menghamburkan materi dengan sia-sia,
Engkau justru menghabiskan waktumu di musholla

Menguatkan zikir dan memuja asma-Nya. Merenda istighfar di atas sajadah cinta...

Di saat wanita-wanita lain hanyut dalam pesona zaman Bercengkerama liar dengan segala kemewahan Sibuk memuja artis-artis idaman

Engkau justru sibuk mengkaji ilmu Mendakwahkan agama Islam tanpa ragu Berjibaku dengan segala kesulitan Meneriakkan kalimat jihad militan...

Di saat wanita-wanita lain sibuk menenteng majalah erotis Menggumbar gosip sesama secara sadis

Engkau justru teguh pada Al-Qur'an dan hadis Yang kau jadikan pegangan hidup Agar iman di dadamu tidak redup

Wanita pendamba syurga

Agungnya akhlakmu berselimut mutiara, Pada rahimmu kelak generasi- generasi agama Akan Allah amanahkan
Engkau calon madrasah pertama Saat mutiara-mutiara Dien terlahir di dunia ..

Jumat, 15 Juli 2011

MUHASABAH CINTA

JIKA CINTA PADA MANUSIA saja dapat kita TEBUS dengan harta, dan nyawa…, jiwa dan raga…

BAGAIMANA PULA dengan ALLAH yg telah MENCIPTAKAN KITA?

Yang KITA SUDAH BERSAKSI, BERJANJI pada DIA dan RASULNYA jika cinta itu butuh pengorbanan biar saja kekejaman zaman, dan bahkan buah pikiran – pikiran yang menyimpang menjadi bukti kesungguhan di atas Ridho dan Restu-NYA.
Kini jiwa kecil itu memulai langkahnya…
tak mudah tak menjadikan arti baginya susah…
patah dalam hari yang bergerilya dengan waktu…

Adalah sbuah kewajaran yg akan meninggalkan sbuah pelajaran… dan adakah yang lebih indah ketika CINTA itu BENAR BERTASBIH?
Bukan pada egonya nafsu… Bukan pula menempatkan perasaan atas nama AGAMA dan ILLAH nya…
Tapi benar UTUH kembali pada sang PENCIPTA RASA dan PENGOLAH JIWA…

Ku jadikan keterbatasan waktu ini yang ‘kan membingkis segala perih, suka, dan dukaku...





Adakah pernah KITA sejenak sadari...

bahwa setiap mereka yang KITA cintai, jiwanya berada dalam genggamanNYA?

Dan ketahuilah bagi KITA SEMUA bahwa ALLAH saja yang BERKUASA atas SEGALA SESUATU.

Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah saw bersabda : Sesungguhnya Allah ta’ala itu baik, tidak menerima kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang beriman sebagaimana dia memerintahkan para rasul-Nya dengan firmannya : Wahai Para Rasul makanlah yang baik-baik dan beramal shalehlah.

Dan Dia berfirman : Wahai orang- orang yang beriman makanlah yang baik-baik dari apa yang Kami rizkikan kepada kalian.

Kemudian beliau menyebutkan ada seseorang melakukan perjalan jauh dalam keadaan kumal dan berdebu.
Dia memanjatkan kedua tangannya ke langit seraya berkata : Ya Robbku, Ya Robbku, padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan kebutuhannya dipenuhi dari sesuatu yang haram, maka (jika begitu keadaannya) bagaimana doanya akan dikabulkan. ( Hadist Riwayat Muslim).

Hasbunallah wani’mal wakil La haulla wa laa quwatta illa billah sekarang haruskah lagi ku membuat senduan kesemuan CINTA? sementara ku tahu pasti dan ku faham betul itu bukan TIDAK PENTING, tapi ITU BUKAN YANG UTAMA AMANAH, hidup ini jauh lebih besar dengannya kita berperan bersama sbuah IMAN





Kita pernah dan bahkan sering menangisi kekelaman kisah dan cerita cinta dengan seseorang yang kita cintai,

tapi sadarlah kini,

apakah kita pernah dan sesering itu pula menangisi rasa bersalah kita dan dosa kita pada cinta yang semestinya KITA JAGA ini?

Cinta yang ALLAH bagi , bukan hak “pasti” bagi kita wahai hati yang mengerti, karena itulah hanya ALLAH saja yang membolak – balikkan hati manusia.

Cinta itu fitrah, Kemuliaan yang AGUNG dan TERTINGGI dari sang MAHA PEMBERI

Dan pantaskah kita ?

jikalau yang diinginkan kita adalah suatu KEBERKAHAN namun “cara – cara” yang kita guna saat ini adalah suatu hal yang “jelas” di tentang oleh ajaran AGAMA dengan ke – HAQ-annya?

Apakah masih pantas kita menerima “rahmah” itu

IMAN adalah LISAN , HATI, dan PERBUATAN

Wahai nurani yang bening dan bahkan lebih bening dari tetesan embun pagi, Ku sampaikan padamu sesuatu yang kini membuatku lebih tegar dari masa kelamku

Perenungan tidak hanya sampai pada air mata yang menetes karena sebuah “penyesalan…”

Karena sebuah “taubat” juga tidak akan terlaksana jika hanya sampai pada kata yang terucap.

JIKA mengaku cinta, maka buktikanlah… cinta KITA …

JIKA bersaksi… maka berlakulah sebagaimana saksi yang jujur…, yang patuh untuk menyampaikan dan membawa apa – apa yang di benarkan olehNYA… kembalilah, kembalilah pada yang dikatakan hati kecil itu…

sungguh ALLAH itu MAHA PENGAMPUN bagi hamba-NYA yang bersegera memperbaiki diri dari segala kekhilafannya…,

JANJI ALLAH MAHA BENAR bagi orang – orang yang beriman

CINTA yang murni dan suci itu adalah amanah bagi KITA…, dan amanah adalah tanggung jawab yang BESAR. Dan sesuatu yang BESAR, tak akan dapat kita kuat mengangkatnya tanpa ijin-NYA, maka kembalilah kita padaNYA

Atas segala ikhtiar dan DOA Luruskan niat, dan jagalah kebaikkan pada hati ini





Cinta itu adalah FITRAH ILLAHI RABBI MAHA SUCI ALLAH YANG TELAH MEMBERIKAN SEMUA INI

tapi adakah pemberian itu selalu dilepas tanpa sebuah AMANAH? Tanpa adanya UJIAN?

cinta itu diberikan karena untuk dijaga dan dilestarikan, ia memiliki tempat yg layak baginya.... bukan tempat untuk menjual JANJI MURAH yg berasaskan sebatas dari HATI dan KETULUSAN semata..

HATI itupun perlu ditempa dengan IMAN agar IA DAPAT MENGENAL KEBENARAN dengan KEBENARAN, karena KEBENARAN memiliki CAHAYA ( Mu'adz bin Jabal)

tidak ada nama CINTA yg berujung DUSTA, jika dalam jalan ALLAH KITA telah lurus untuk melangkahkan kaki ini bersama perintah dan petunjuk-NYA

“Takutlah kepada Allah. Laksanakan kewajiban Anda kepada Allah dan mohonlah ampun kepada-Nya, sebab tidak semua orang yang melaksanakan kewajibannya kepada Allah dapat melakukannya dengan sebaik- baiknya.”

Kamis, 14 Juli 2011

DETIK DETIK KEMATIAN RASULULLAH SAW

Rasulullah dengan suara terbata- bata memberikan petuah:

“Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan Cinta Kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah hanya kepada-Nya.

Kuwariskan dua hal pada kalian, Sunnah dan Al-Qur’an. Barang siapa yang mencintai Sunnahku berarti mencintai aku, dan kelak orang- orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku,“





Assalaamu’alaikum… .Bolehkah saya masuk ?” tanyanya.
Tapi Fatimah tidak mengijinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya kepada Fatimah.

“Siapakah itu wahai anakku?”

“Tak tahulah aku ayah, sepertinya baru sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut.
Lalu Rasulullah menatap putrinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Satu-satu bagian wajahnya seolah hendak dikenang.

“Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. dialah Malaikat Maut,” kata Rasulullah.

Fatimah pun menahan ledakan tangisnya. Malaikat Maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tak ikut menyertai.
Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap diatas langit untuk menyambut ruh kekasih Allah dan Penghulu dunia ini. (sepertinya Malaikat Jibril Tidak Sanggup melihat Rasulullah dicabut nyawanya)

“Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?” Tanya Rasulullah dengan suara yang amat lemah.

“Pintu-pintu langit telah dibuka, para malaikat telah menanti Ruhmu, semua pintu Surga terbuka lebar menanti kedatanganmu” kata Jibril.

Tapi itu semua ternyata tidak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.
“Engkau tidak senang mendengar kabar ini, Ya Rasulullah?” tanya Jibril lagi.

“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?”

“Jangan Khawatir, wahai Rasulullah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada didalamnya’” kata Jibril.

(subhanallah Beliau mencemaskan kita semua..amiien)

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan Ruh Rasulullah ditarik. Tampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.
“Jibril, betapa sakit Sakaratul Maut ini.” Lirih Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.

“Jijikkah engkau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu wahai Jibril?” Tanya Rasulullah pada malaikat pengantar wahyu itu.

“Siapakah yang tega, melihat kekasih Allah direngut ajal,” kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik karena sakit yang tak tertahankan lagi. “Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan kepada umatku”. (Beliau Begitu Memikirkan umatnya, Seharusnya bisa Saja Rasulullah Meminta untuk dihilangkan Rasa sakitnya karena doa Beliau sungguh didengarkan oleh-Nya. Tetapi Beliau lebih Mengkhawatirkan Umatnya)

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. “Peliharalah shalat dan santuni orang-orang lemah diantaramu” Di luar pintu, tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan diwajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “UMATKU, UMATKU, UMATKU

dan……..

PUPUSLAH KEMBANG HIDUP MANUSIA MULIA ITU

Wahai Jiwa Yang Tenang Kembalilah Kepada Tuhanmu Dengan Hati Yang Puas Lagi Diridhai-Nya Maka Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba-Hamba- Ku Dan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku”





Allah SWT tidak pernah berlaku zalim kepada hambanya.
Tanda- tanda yang diberikan adalah untuk menjadikan kita umat Islam supaya dapat bertaubat dan bersedia dalam perjalanan menghadap Allah SWT. Walau bagaimanapun semua tanda-tanda ini akan berlaku kepada orang- orang Islam.

Adapun tanda-tanda ini terbagi kepada beberapa keadaan :

TANDA 100 HARI SEBELUM MATI.

Ini adalah tanda pertama dari Alloh Subhanahu Wa Ta’ala kepada hambaNya dan hanya akan disadari oleh mereka-mereka yang dikehendakiNya. Walau bagaimanapun semua orang Islam akan mendapat tanda ini cuma mereka sadar atau tidak saja.
Tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu Asar. Seluruh tubuh yaitu dari ujung rambut sehingga ke ujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan mengigil, contohnya seperti daging lembu yang baru disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar.

Tanda ini rasanya nikmat dan bagi mereka sadar serta berdetak di hati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, selanjutnya maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini.
Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja.

Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.

Tanda 40 hari sebelum hari mati

Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu Asar. Bagian pusat kita akan berdenyut-denyut. Pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pohon yang letaknya di atas Arashy Alloh Subhanahu Wa Ta’ala.

Maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persiapan ke atas kita, antaranya ialah ia akan mula mengikuti kita sepanjang waktu.

Akan terjadi malaikat maut ini akan memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika.

Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya.

Tanda 7 hari

Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesakitan di mana orang sakit yang tidak makan secara tiba- tiba hanya berselera untuk makan.






Tanda 3 hari

Pada ketika ini akan terasa denyutan di bagian tengah dahi kita yaitu diantara dahi kanan dan kiri.

Jika tanda ini dapat, dirasa maka berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandung banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti.
Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit, hidungnya akan perlahan-lahan jatuh dan ini dapat dirasa jika kita melihatnya dari bagian sisi. Telinganya akan layu dimana bagian ujungnya akan beransur-ansur masuk ke dalam. Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakkan.

Tanda 1 hari

Akan berlaku sesudah waktu Asar di mana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu di kawasan ubun-ubun di mana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Asar keesokan harinya.

Tanda akhir Akan berlaku keadaan di mana kita akan merasakan satu keadaan sejuk di bagian pusat, akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bagian halkum.

Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimah syahadah, berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikat maut untuk menjemput kita kembali kpd Alloh Subhanahu Wa Ta’ala yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula.






PENUTUP

Sesungguhnya marilah kita bertaqwa dan berdoa kepada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala semoga kita adalah di antara orang-orang yang yang dipilih oleh Alloh yang akan diberi kesadaran untuk peka terhadap tanda-tanda mati ini semoga kita dapat membuat persiapan terakhir dalam usaha memohon keampunan pada dari Alloh Subhanahu Wa Ta’ala maupun dari sesama manusia atas segala dosa dan urusan hutang piutang kita.

Walau bagaimanapun sesuai dengan sifat Alloh Subhanahu Wa Ta’ala yang maha berkuasa lagi pemurah lagi maha mengasihani maka diriwatkan bahawa tarikh mati seseorang manusia itu masih boleh diubah dengan amalan doa yaitu doa dari kita sendiri ataupun doa dari orang lain.

Namun ini adalah ketentuan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala semata- mata. Oleh itu marilah kita bersama-sama berusaha dan berdoa semuga kita diberi hidayah dan petunjuk oleh Alloh Subhanahu Wa Ta’ala serta kelapangan masa dan kesehatan tubuh badan dan juga fikiran dalam usaha kita untuk mencari keridhaan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala di dunia maupun akhirat.